DIBALIK TEMBOK JERUJI
DIBALIK TEMBOK JERUJI Oleh : Chaeril Anwar (Narapidana Lapas Klas IIA Gorontalo) Dinginnya malam ditemani sepi Pertanda petang telah larut menanti pagi Kerasnya jeruji tak dapat ku tepi Mengibah harap yang pasti menghampiri Bila saja ku tak tamak Dengan sejuta nikmat dunia Pasti ku bahagia dengan berakhlak Namun air tak selalu jernih Bagaikan pohon dimakan rayap Dengan tangan kubertasbih memujiMu dengan segenap harap Tuhan ampunni hambaMu Yang tak pernah terlepas khilaf Apakah ini takdir untukku? Ataukah caraMu membuatku insyaf? Disini kuberjaji Mengadahkan tangan kepada ilahi Memohon ampun atas yang terjadi Kuingin kembali Seperti bayi yang baru terlahir Seperti bunga yang baru mekar Sebening embun di pagi hari Sejernih air yang baru mengalir Inilah kisahku Yang tak akan usang walau dimakan waktu Menjadi cambuk untuk maju Untuk menjadi imam yang terbaik.